Pada
kesempatan kali ini saya Susmiati S.Pd CGP Angkatan 11 dari SMPN 25
Bengkulu Utara, akan menulis jurnal refleksi dwi mingguan 9, pada modul 3.3
tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid. Jurnal ini sebagai
refleksi diri setelah selama dua minggu
ke-2 mengikuti kegiatan Pendidikan CGP yang kedepannya akan di tulis secara
rutin selama dua mingguan sebagai tugas yang harus dikerjakan oleh calon guru
penggerak.
Dalam
menulis jurnal Refleksi ini menggunakan model 1 yaitu model 4F ( Fack, Feeling,
Findings, Future) yang diprakarrsai oleh Dr. Roger Greenaway, 4F dapat
diterjemahkan menjadi 4P yaitu: peristiwa, persaan, pembelajaran dan penerapan.
Fact
( Perisriwa)
Modul
3.3 , sebagai modul penutup dalam Pendidikan Guru Penggerak, mengikuti pola
yang yang telah ada sebelumnya dengan mengikuti alur MERDEKA, yang dimulai dari
tahap “mulai dari Diri”. Dalam tahap ini, CGP diperkenalkan dengan pertanyaan
awal mengenai program yang berdampak pada murid dan hubungannya dengan Student
Agency. Modul kemudian membahas cara menysusun program yang memberikan
dampak positip pada murid serta
bagaimana memberikan student agency dengan mempertimbangkan aspek-aspek penting
seperti suara, pilihan dan kepemilikan. Selain itu, modul juga mengupas isu
tentang lingkungan yang mendukung perkembangan kepemimpinan murid dan
keterlibatan komunitas dalam memfasilitasi perkembangan ini. Pada forum diskusi
eksplorasi konsep, beberapa CGP berbagi pengalaman mereka terkait
program-program yang telah dijalankan di sekolah mereka yang berdampak positif
pada murid, sementara yang lain memberikan pendapat teerkait diskusi tersebut.
Perasaan
( Feeling)
Pada
minggu kedua dalam PGP Angkatan 11 ini menciptakan persaan yang campuran yang
penuh emosi. Kehadiran modul terakhir dalam program ini memberikan kebahagiaan,
meskipun tugas-tugas yang menantang telah di slesaikan dengan sukses dan
beberapa tugas masih dalam proses penyelesaian, saya merasa bersyukur karena
masih memiliki Kesehatan dan kesemapatan untuk mencapai tahap ini, yaitu
mnyelesaikan modul 3.3 dan terlibat dalam eksplorasi konsep serta sesi diskusi
di ruang kolaboras dengan para PGP, saya bertekad untuk menerapkan ilmu yang
saya peroleh disekolah tempat saya mengajar, berkolaborasi dengan teman sejawat
dan guru lainnya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi murid-murid
disekolah kami.
Namun,
terdapat juga persaan sedih dalam minggu terkahir ini, karena kami akan
menyelesaikan PGP ini dan tentunya pertemuan dengan fasilitator dan temen-temen
CGP di ruang kolaborasi pun telah berakhir, meskipun kami belum pernah bertemu
langsung secara personal dengan bapak fasilitator, saya merasa sangat terhubung
dengan belaiau melalui ilmu-ilmu yang telah beliau bagikan, terutama dengan
materi di LMS. Saya telah menerima banyak bantuan dan dukungan dari beliau selama PGP ini,
selama perjalanan ini, saya mengakui banyak kekuranga saya, termasuk masalah
jaringan yang tidak selalu mendukung, Ketika saya kesulitan dalam mengerjakan
tes karena jaringan beliau sangat support dan membatu saya dengan luar biasa,
terimakasih yang tidak dapat saya ucapkan bapak fasilitaor Syalendra Putra,
motivasi dan dukungan serta apresiasi yang selalu positif dari bapak menjadikan
saya terus semangat menyelesaiakn PGP ini, hingga saya mampu di titik tahap
akhir. Melalui jurnal ini saya ingin mengungkapkan terimaksih yang mendalam
meskipun saya tidak dapat mengucapkan secara langsung kepada beliau.
Pembelajaran ( Findings )
Modul 3.3 telah memperluas wawasan saya dalam merencanakan
dan merancang kegitan yang berpotensi memberikan dakmapak positif pada murid. Tujuannya
adalah untuk mengembangkan kepemimpianan murid atau stundent agency. Untuk mencapai
dampak positif ini, penting untuk mempertimbangkan aspek-aspek seperti suara (
voice ), dan pilihan ( choice ) yanng dimiliki oleh murid, sehingga mereka
dapat merasa memiliki (ownership) terhadap kegiatan murid.
Dalam perencanaan program yang akan memberikan dampak positif
pada murid, tahap awal yang penting adalah melakukan pemetaan aset atau sumber
daya yang dimilki oleh sekolah secara cermat. Dengan langkah ini, program dapat
dioptimalkan dengan lebih baik, mengurangi hambatan yang mungkin timbul dan
berkontribusi pada pencapaian visi dan misi sekolah. Pemetaan aset adalah langkah penting dalam dalam
kesuksesan program yang berfokus pada murid.
Penerapan ( Future )
Rencana kedepan yang akan saya lakukan adalah saya akan
berkolaborasi dengan rekan dan murid-murid saya disekolah, berbagi ilmu dan
secara bersama-sama untuk merancang program atau kegiatan yang dapat menumbuhkan
kepemimpinan murid dengan mendengarkan suara ( voice ), dan pilihan (choice) mereka. Sehingga program
tersebut dapat berdampak bagi murid dan menumbuhkan rasa memiliki pada diri
murid terhadap apa yang sudah dirancang secara bersma-sama.

Komentar
Posting Komentar